Posted by: TheLove | March 10, 2012

Adzan Subuh Menghempas Cinta “Ketika santriwati tersentuh asmara”

Judul Novel : Adzan Subuh Menghempas Cinta
“Ketika santriwati tersentuh asmara”
Penulis : Ma’mun Affany
Penerbit : XQ Group
Tebal : 209 halaman

Novel ini cukup berani dan mungkin bisa dikatakan kontroversial dengan kultur pesantren yang dijadikan sebagai latar cerita dan latar belakang penulis sendiri. Karena aroma pesantren yang kental novel ini akan terasa lebih indah jika dinikmati oleh santri atau mantan santri, karena sarat akan kenangan dan romantika kehidupan yang bergulir dalam pesantren. Walaupun begitu-pun jika dinikmati pembaca non pesantren tidak mengurangi nilai dan maknanya, karena kejelian dari penulis dalam menggarap detail kejadian serta menciptakan irama cerita nyaris sempurna.
Novel ini menceritakan seorang santriwati yang berani menantang arus kultur pesantren. Mencoba menghancurkan tembok penghalang. Wulan, nama santriwati tersebut. IMelakukan itu semua karena ia membangun cinta didalamnya. Ia sadar berapa tusuka duri yang akan dirasakan, berapa jurang curam menunggu didepan, namun ia terus menjalaninya bersama Fandi, anak pimpinan pondok itu sendiri.

Jalan yang mereka lalui tak seindah dalam angan, rintangan dalam bayangan menjadi kenyataan, curamnya jurang harus dirasakan, hingga Wulan terpental dan Fandi diasingkan kenegeri orang.

Dalam novel ini terlukis betapa berat membangun cinta dibalik penjara suci, betapa banyak rintangan yang harus dihadapi, dan cinta tidak selamanya bicara jika Ilahi Robbi tidak menghendaki.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: